Selasa, 01 Januari 2013

Belajar PHP & Mysql Part 3

Pada pembahasan kali kita akan melakukan studi kasus dalam hal ini penulis membuat contoh Program Aplikasi Pembuatan Website Pribadi, yang mana dalam pembuatan program ini penulis membuat dengan sederhana mungkin dan sangat simpel.

Penulis berharap pembaca nantinya dapat menggunakan program yang penulis buat sebagai referensi dan bagi penulis sendiri ini program dibuat sebagai pembelajaran bagi penulis sendiri yang mempunyai pandangan : "sesuatu yang terus menerus dilatih akan menciptakan hasil yang maksimal " atau " No Perfect Without Practice " hmmmm

Didalam pembuatan Web penulis menggunakan Dreamweaver sebagai sofware  utk mengedit file-file  yang dibuat menggunakan PHP & Mysql, agar PHP & Mysql dapat saling terkoneksi maka hal yang pertama dan yang terpenting adalah membuat file yang dapat menghubungkan antara PHP & Mysql, adapun contoh sederhana adalah buat file koneksi dalam hal ini penulis membuat file ( Koneksi.php)

Didalam studi kasus ini penulis membuat web yang  penulis buat judul " haryanto.com ", adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Buat lah file melalui Software Dreamweaver  terserah ini menggunakan Dreamweaver baik itu Dreamweaver MX ataupun Dreamweaver CS3 semua bisaa....

Buat file yang bernama Index.php yang mempunyai fungsi sebagai tampilan awal untuk sebuah Web.adapun tampilannya adalah sebagai berikut:
























Di dalam index.php nanti ada Tab Login yang mana untuk mengakses atau masuk ke halaman Admin

Agar kita dapat masuk ke Login sebagai Admin kita harus buat tampilan halaman  Admin caranya penulis akan membuat file yang dapat menghubungkan ke halaman Admin dalam hal ini penulis akan membuat file login.php, adapun tampilannya adalah sebagai berikut: 

 
 





















ini file menggunakan koding php yaitu :           
<? php  session_start();  include ("keneksi.php");  $sql="select id,level from nama tabel contoh admin where user='$user' and pass='$pass'  ";  $hasil=Mysql_query($sql);  if(Mysql_num rows ($hasil)>0){list ($id, $level)=Mysql_fetch_row ($hasil); session_register("user");session_register("pass"); session_register("id");  if ($level = =1){ header("location:admin.php");} else { header("location:user.php"); }}else { echo "<script>alert('Harap Login.!!! ');window.history.go(-1);</script>"; exit(); } ?>

setelah itu buat file cek.php yang mana fungsinya adalah pengecekan apakah yang Log In sudah terdaftar atau belum atau sudah register atau belum di Username ataupun Password .

setelah itu penulis membuat file tampilan admin.php  yang mempunyai fungsi sebagai tampilan admin untuk mengedit database yang hanya bisa diedit oleh seorang admin yang berikan hak akses admin .

















sekian dulu artikel dari penulis tunggu saja lagi tutorial selanjutnya dari penulis ....

wassalam     

Senin, 10 Desember 2012

Belajar PHP & Mysql Part 2

Apa itu Mysql 

MySQL hanyalah sebuah software database, sama seperti analogi microsoft word dengan staroffice write, sama-sama aplikasi untuk mengolah kata, yang berbeda hanyalah fasilitas dan kemampuannya. Banyak sekali server database yang ada, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

MySQL awalnya dirancang untuk membantu aplikasi web, dimana proses yang terjadi di web rata-rata memerlukan kecepatan tinggi dalam merespon request (threads), hubungannya yang relatif lebih mudah dibandingkan database yang lain seperti oracle, ms-sql, atau postgresql. MySQL juga mudah didapat dan tersedia dalam banyak platform (Linux, Windows, dll).

Apa itu Database 
Database merupakan suatu himpunan file yang terhubung secara logik yang memiliki common access. Semua besaran data ditujukan pada beberapa sistem yang berhubungan. Sebuah database dapat memiliki beberapa data item yang bisa dipasang ke dalam banyak tipe perekaman yang berbeda.

Bahasa mudahnya, jika anda perlu sebuah tempat penyimpanan data dimana data tersebut bisa dilihat    kembali dalam periode tertentu misalnya 3 hari yang lalu, 5 bulan yang lalu atau periode apapun yang anda inginkan sepanjang sudah masuk kedalam database maka anda perlu belajar database.
  
Cara mengakses MySQL
Command Line  
Untuk masuk atau memulai MySQL ada dua cara (asumsi letak file-file mysql ada di folder C:mysql), jika melkaukan instalasi dari phptriad, maka file-file mysql biasanya ada di folder C:apachemysql
Cara 1 ( Console mode) :
1. Start -> Run
2. Ketikkan " C:mysqlinmysqld -- console" ENTER
3. Star -> Run
4. Ketikkan "C:mysqlinmysql.exe " , ENTER

Cara 2 ( GUI Mode) :
1. Buka folder "C:mysqlin"
2. Cari mysqladmin dan klik 2x
3. Star -> Run
4. Ketikkan "C:mysqlinmysql.exe ", ENTER
  
SELAMAT! Berarti anda sekarang sudah berhasil menjalankan mysql dan berhasil masuk ke dalam sistem mysql. Pesan tersebut berisi ucapan selamat datang, pemberitahuan tentang penulisan perintah MySQL yang SELALU diakhiri dengan simbol ; Versi MySQL yang kita gunakan (3.23.47-nt), dan connection id yang berupa nomor urut kita masuk ke server.
Cara mengakses MySQL
PHP Myadmin
Cara termudah untuk mengakses mysql adalah dengan menggunakan phpmyadmin.
Dari software ini anda yang tidak mengetahui sql query pun bisa dengan mudah mengggunakan mysql sama seperti mereka yang belajar sql secara khusus. Yang penting tahu klik-klik saja :-) yang perlu diperhatikan cukup pastikan :
  1. Server apache sudah hidup
  2. Server mysql sudah hidup
Untuk mengecek cukup pastikan begitu anda buka browser dan mengetikkan halaman :
  tidak muncul pesan kesalahan/error message











 
Operasi-operasi Database
Membuat Database dan Tabel
Sebelum operasi-operasi database dilakukan, maka yang harus dilakukan adalah membuat database dan tabel terlebih dahulu. 

Database bisa anda bayangkan sebagai ruang-ruang dalam sebuah perpustakaan,dimana masing-masing ruang menyimpan rak-rak yang berisi buku-buku.

sebelum membuat tabel, pastikan database sudah dibuat (sebelum rak dibuat pastikan ruangan sudah ada)
Anda bisa membayangkan sebuah perpustakaan, pada saat tukang membuat rak-rak buku setidaknya tukang sudah tahu kira-kira buku apa yang hendak di taruh di dalam rak sehingga tukang bisa mengukur kekuatan dan bahan yang diperlukan untuk sebuah rak yang sesuai .

Sama seperti itu, dalam membuat tabel di mysql juga terkait erat dengan keperluannya. 

Cara paling mudah untuk menentukan berapa jumlah tingkatan dalam rak/tabel cukup dengan melihat form.
" Berapa jumlah field form +1 = jumlah field yang diperlukan "
Nama tabel biasanya tergantung dari form juga, misal form pegawai, maka nama tabel juga dibuat "tabel_pegawai".

Penamaan dalam database jangan sampai ada spasi, jika namanya panjang pisahkan dengan tanda underscore.

Operasi-operasi Database
Koneksi ke Database
Sebelum bisa memberikan query ke database, yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah koneksi ke database :
<?php
  $nama_user=" ";
  $pass_user=" ";
  $nama_db=" ";
  $konek=mysql_connect("localhost","$nama_user","$pass_user");
  $link=mysql_select_db($nama_db);
?> 

Yang perlu dicermati dari kode diatas adalah :
1. $nama_user ; username user yang memiliki akses ke database
2. $pass_user ; password user
3.$nama_sb ; nama database yang dipergunakan/yang dimiliki hak aksesnya
        oleh   user
4. mysql_connect () ; fungsi php untuk koneksi ke database
5. mysql_select_db () ; fungsi php untuk koneksi ke database tertentu.
6. $konek ; sembarang nama variabel tidak harus $konek, bisa $nyambung dsb.
7. $link , juga sembarang nama varibabel , tidak harus , bisa $sikat dsb.
Operasi-operasi Database
Memasukkan Data 
Perintah SQL yang digunakan untuk memasukkan data ke mysql adalah sebagai berikut :
" Insert into nama_tabel set field1='nilai1', field='nilai2' , field3='nilai3' "
Jika menggunakan php , contoh kodenya :
$query=mysql_query("insert into nama_tabel set field1='nilai1', field='nilai2' , field3='nilai3' ");
if($query) {
echo "data berhasil masuk";
}
else {
echo "data gagal masuk" . mysql_error();
}
yang perlu diperhatikan :
1. nama_tabel, nama tabel yang anda buat setelah membuat database.
2. field 1, field2 dst ; nama field yang ada dalam tabel
3. nilai1, nilai2 dst ; nama variabel yang didapat dari form
4.mysql_query() ; nama fungsi yang digunakan untuk memberikan perintah/query
5. mysql_error() ; fungsi yang digunakan untuk membantu trapping/ mencari tahu jika terjadi kesalahan , misal salah tanda kutip , nama tabel yang tidak sesuai dsb.
Selamat Mencoba !!!